Jelang World Cup 2026, KNPI dan Polres Tual Perkuat Sinergi Wujudkan Perayaan Aman dan Damai di Kepulauan Kei.

oleh -61 Dilihat
oleh

TUAL – Menjelang bergulirnya FIFA World Cup 2026 yang tinggal menghitung hari, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tual bersama para koordinator pendukung tim nasional peserta Piala Dunia terus membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan berlangsung aman, tertib, dan damai.

Mewakili Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro, S.H., S.I.K., Wakapolres Tual Kompol Roni Ferdi Manawan, S.Sos., S.H., M.H., didampingi Kabag Ops Kompol La Ode Arif Jaya, S.H., Kasi Humas, dan Kasat Lantas Polres Tual menerima kunjungan Ketua KNPI Kota Tual Gasandi Renfaan, S.H., bersama para koordinator tim nasional peserta FIFA World Cup 2026, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan pesta sepak bola terbesar di dunia yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Selain membahas berbagai agenda menyambut Piala Dunia, diskusi juga menyoroti pentingnya menjaga suasana damai dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat Kepulauan Kei. Hal ini dinilai penting mengingat beberapa bulan terakhir sempat terjadi sejumlah gesekan sosial yang berdampak pada kehidupan masyarakat.

Ketua KNPI Kota Tual, Gasandi Renfaan, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal konsolidasi sebelum penyampaian surat resmi kepada pihak kepolisian terkait berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama perhelatan World Cup 2026.

“Kami hadir bersama para koordinator pendukung tim nasional seperti Ceko, Argentina, Prancis, Portugal, Brasil, Belanda, Jerman dan beberapa komunitas lainnya. Sebagai pemuda, kami merasa perlu membangun komunikasi dan meminta dukungan dari pihak kepolisian untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan selama World Cup berlangsung. Pertemuan ini merupakan bagian dari konsolidasi awal sebelum penyampaian surat resmi kepada pihak terkait,” ujar Renfaan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan rencana pelaksanaan Pawai Damai World Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni mendatang sebagai simbol persatuan masyarakat Kepulauan Kei melalui olahraga.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang melibatkan dua wilayah, yakni Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, sebagai bentuk kolaborasi dan semangat kebersamaan masyarakat Kei dalam menyambut ajang sepak bola dunia.

“Rencananya peserta akan dilepas oleh Bupati Maluku Tenggara di kawasan Landmark dengan simbol penyerahan Bendera Merah Putih, kemudian diterima oleh Wali Kota Tual di Lapangan Lodar El. Kami berharap kegiatan ini menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan perbedaan dan mempererat persaudaraan, sebagaimana pesan yang pernah diangkat dalam film Beta Maluku tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan perdamaian,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Tual Kompol Roni Ferdi Manawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif para pemuda yang menjadikan olahraga sebagai sarana membangun persatuan dan menjaga keharmonisan sosial.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar tetap memerlukan kesiapsiagaan dan pengawasan agar terhindar dari berbagai potensi gangguan keamanan.

“Kami mengapresiasi masukan dan inisiatif dari teman-teman pemuda. Pada prinsipnya kami mendukung kegiatan ini, namun perlu diantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan. Jangan sampai ada tindakan intimidasi, perkelahian, provokasi, maupun konsumsi minuman keras yang dapat merugikan masyarakat dan mencederai semangat perdamaian yang ingin dibangun,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tual Kompol La Ode Arif Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan Polres Maluku Tenggara mengingat kegiatan tersebut melibatkan dua wilayah hukum sekaligus.

“Karena kegiatan ini melibatkan wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, tentu kami akan berkoordinasi dengan Polres Maluku Tenggara. Dengan dukungan personel yang memadai, kami siap melakukan pengamanan dan pengawalan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, dalam beberapa hari ke depan KNPI Kota Tual dan KNPI Kabupaten Maluku Tenggara bersama para koordinator tim nasional dijadwalkan melakukan kunjungan serta koordinasi dengan berbagai pihak guna memperkuat dukungan dan kolaborasi menjelang pelaksanaan FIFA World Cup 2026.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Di sela-sela pembahasan serius mengenai keamanan dan persiapan kegiatan, suasana mencair dengan perbincangan ringan seputar sepak bola dunia. Wakapolres Tual mengungkapkan dukungannya kepada Tim Nasional Portugal, sementara Kasat Lantas mengaku sebagai pendukung Tim Nasional Argentina.

Kehangatan tersebut menjadi gambaran bahwa perbedaan pilihan dan dukungan dalam sepak bola tidak menghalangi semangat persaudaraan. Justru melalui momentum FIFA World Cup 2026, masyarakat Kepulauan Kei diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Jurnalis Rasional.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.