Ketua OKK DPD KNPI Maluku Resmi Mundur, Soroti Dugaan Ketidakprofesionalan Pengelolaan Organisasi

oleh -502 Dilihat
oleh

AMBON – Dinamika internal Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Maluku kembali menjadi sorotan. Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD KNPI Maluku resmi menyatakan pengunduran dirinya dari kepengurusan setelah menilai pengelolaan organisasi tidak lagi berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui surat pengunduran diri yang kemudian dibagikan kepada jajaran pengurus DPD KNPI Maluku. Dalam pesannya, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua DPD KNPI Maluku beserta seluruh pengurus apabila selama menjalankan tugas terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk mundur bukanlah keputusan yang diambil secara spontan. Keinginan tersebut, menurutnya, telah muncul jauh sebelum pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara. Namun, berbagai pertimbangan membuatnya menunda penyampaian surat pengunduran diri hingga akhirnya memutuskan mengakhiri pengabdiannya di organisasi kepemudaan tersebut.

Menurutnya, salah satu momentum yang menguatkan keputusan tersebut terjadi saat pelaksanaan Musda KNPI Maluku Tenggara. Ia menilai terdapat sejumlah persoalan mendasar dalam proses penyelenggaraan, di antaranya pelaksanaan Musda tanpa panitia penyelenggara yang dibentuk secara semestinya serta adanya perubahan terhadap daftar peserta yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Steering Committee (SC). Sejumlah keputusan tersebut, menurutnya, dilakukan secara sepihak dan memunculkan pertanyaan mengenai tata kelola organisasi.

Ia berpandangan bahwa berbagai persoalan internal seharusnya dikelola secara profesional dan transparan agar seluruh kader maupun organisasi kepemudaan yang berhimpun di bawah KNPI dapat merasakan proses organisasi yang sehat, demokratis, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip kelembagaan.

Dalam pernyataannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para senior di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), termasuk HMI Cabang Ambon, yang sebelumnya memberikan rekomendasi dan kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Ketua OKK DPD KNPI Maluku.

Ia menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan disebabkan ketidakmampuan menjalankan tugas ataupun karena melakukan pelanggaran organisasi. Sebaliknya, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk sikap terhadap apa yang dinilainya sebagai ketidakprofesionalan dalam pengelolaan organisasi.

Meski memilih mengakhiri pengabdiannya, ia tetap menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean, atas kesempatan, pengalaman, serta berbagai pelajaran yang diperolehnya selama aktif di organisasi tersebut. Menurutnya, pengalaman tersebut tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi maupun kehidupan pribadinya.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan pesan moral kepada generasi muda, mahasiswa, serta para aktivis organisasi agar menjadikan kejujuran dan integritas sebagai landasan utama dalam berorganisasi.

Menurutnya, jabatan hanyalah konsekuensi dari proses panjang dalam berorganisasi, sedangkan penghargaan sejati lahir dari konsistensi menjaga prinsip, etika, dan integritas. Ia mengajak para pemuda untuk memilih ruang pengabdian yang memberikan penghargaan terhadap nilai-nilai tersebut, bukan sekadar menjadikan kader sebagai alat kepentingan tertentu.

Pengunduran diri salah satu pengurus inti DPD KNPI Maluku ini diperkirakan akan menambah perhatian publik terhadap dinamika internal organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia tersebut. Sejumlah kalangan menilai, perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika organisasi, namun penyelesaiannya tetap perlu dilakukan melalui mekanisme yang demokratis, profesional, dan transparan demi menjaga kepercayaan kader maupun masyarakat terhadap eksistensi KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan.

PERNYATAAN RESMI

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab, saya menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku beserta seluruh jajaran pengurus apabila selama saya berproses bersama di organisasi ini terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan. Saya menyadari bahwa sebagai manusia, saya tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan.

Keputusan saya untuk mengundurkan diri dari jabatan Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD KNPI Provinsi Maluku bukanlah keputusan yang diambil secara emosional ataupun sesaat. Keinginan tersebut telah lama saya pertimbangkan, namun saya memilih bertahan karena masih berharap adanya perbaikan dalam tata kelola organisasi.

Puncak dari pertimbangan tersebut terjadi pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara. Dalam pandangan saya, terdapat berbagai persoalan mendasar yang menunjukkan belum terkelolanya organisasi secara profesional, transparan, dan sesuai mekanisme kelembagaan. Di antaranya pelaksanaan Musda tanpa panitia penyelenggara yang dibentuk sebagaimana mestinya, perubahan terhadap peserta yang telah ditetapkan Steering Committee secara sepihak, serta berbagai persoalan internal lainnya yang menurut saya perlu mendapat perhatian serius agar KNPI tetap menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda.

Saya menegaskan bahwa pengunduran diri ini bukan karena saya tidak mampu menjalankan amanah ataupun karena melakukan pelanggaran organisasi. Keputusan ini lahir semata-mata sebagai bentuk konsistensi saya terhadap prinsip, integritas, dan keyakinan bahwa organisasi harus dikelola secara profesional, demokratis, transparan, serta menghormati aturan yang telah disepakati bersama.

Secara khusus saya juga menyampaikan permohonan maaf dan rasa hormat kepada seluruh senior di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), khususnya HMI Cabang Ambon, yang telah memberikan rekomendasi dan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Bidang OKK DPD KNPI Maluku. Amanah tersebut saya tinggalkan bukan karena saya mengkhianati kepercayaan itu, melainkan karena saya memilih tetap menjaga nilai-nilai yang sejak awal diajarkan kepada saya tentang kejujuran, integritas, dan keberanian menyampaikan kebenaran.

Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Bang Arman Kalean, atas kesempatan, pengalaman, bimbingan, serta pelajaran berharga yang saya peroleh selama menjadi bagian dari kepengurusan KNPI. Semua pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan pengabdian saya kepada masyarakat.

Kepada seluruh pemuda dan mahasiswa Indonesia, saya ingin berpesan bahwa organisasi adalah tempat belajar membangun karakter, bukan sekadar mengejar jabatan. Jabatan hanyalah konsekuensi dari proses yang baik, sedangkan integritas adalah nilai yang akan terus melekat sepanjang hidup. Jagalah kejujuran, pegang teguh prinsip, dan jangan pernah takut mengambil sikap ketika nilai-nilai organisasi mulai bergeser dari tujuan awalnya.

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jakarta, 3 Juli 2026.

Hamid Fakaubun, S.H., M.H

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Jurnalis Rasional.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.