HBL Apresiasi Respons Cepat Kepala BGN Batalkan Batas Usia 50 Tahun Relawan Dapur MBG: Peluang Kerja Kini Inklusif

oleh -131 Dilihat
oleh

JAKARTA, MEDIA RASIONAL.COM – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. Hillary Brigitta Lasut, SH., LL.M., memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat yang diberikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Apresiasi ini diberikan menyusul langkah BGN yang membatalkan rencana pembatasan usia maksimal 50 tahun bagi relawan dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hillary menilai, kecepatan pemerintah dalam menangkap aspirasi masyarakat ini merupakan bukti bahwa program MBG dikelola secara adaptif dan inklusif. Menurutnya, penghapusan batas usia tersebut memberikan kepastian bagi ribuan warga yang ingin berkontribusi tanpa terhalang diskriminasi umur.

“Saya sangat mengapresiasi respons cepat Kepala BGN yang membatalkan batasan usia 50 tahun tersebut. Ini adalah langkah maju. Di luar negeri, dunia profesional tidak lagi mempermasalahkan angka di kartu identitas; yang utama adalah kesehatan dan semangat kerja. Dengan kebijakan ini, Indonesia akan lebih maju karena masyarakat mendapat peluang kerja yang luas tanpa pembatasan usia,” ujar Hillary dalam keterangannya, Jumat (8/5).

Legislator muda ini juga menyoroti aspek ekonomi yang sangat krusial di balik pembatalan aturan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pembatasan usia sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran massal di tingkat akar rumput, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup pada program ini.

“Hampir saja banyak relawan terdampak secara ekonomi jika aturan itu tetap dijalankan. Di desa-desa, banyak warga yang sangat bergantung pada pendapatan sebagai relawan dapur. Walaupun bagi sebagian orang pendapatan tersebut tergolong kecil, faktanya pendapatan itu mampu memberikan peningkatan signifikan terhadap daya beli dan kesejahteraan keluarga mereka di daerah,” tambahnya.

Hillary menegaskan bahwa keterlibatan kelompok usia di atas 50 tahun yang masih sehat justru akan memperkuat semangat gotong royong dalam menyukseskan pemenuhan gizi nasional. Ia berharap langkah inklusif ini terus dipertahankan agar program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Terima kasih kepada Kepala BGN atas respons cepatnya membatalkan batas usia 50 tahun bagi relawan dapur MBG. Ini adalah keputusan yang sangat berpihak pada rakyat. Kita tahu banyak sekali warga di desa-desa yang bergantung pada program ini untuk menyambung ekonomi keluarga. Membatasi usia hanya akan menutup pintu rezeki bagi mereka yang sebenarnya masih sangat produktif dan sehat. Di negara maju, usia bukan hambatan untuk bekerja. Dengan kebijakan baru ini, kita tidak hanya memastikan gizi anak-anak terpenuhi, tetapi juga menjaga daya beli keluarga tetap stabil. Langkah ini membuktikan bahwa pemerintah hadir dan mendengarkan kegelisahan masyarakat di bawah.” Tutup Hillary.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.