dr. Ferdinand Tumewu, Sp.M “Sosok Pejuang Penglihatan dan Bukan Talent Biasa”

oleh -30 Dilihat
oleh

JAKARTA, MEDIARASIONAL.COM – Keahlian klinis dan kepedulian sosial merupakan dua pilar yang jarang berjalan beriringan dalam satu sosok. Namun, dr. Ferdinand Fransiscus Tumewu, Sp.M, berhasil membuktikan bahwa profesi dokter spesialis mata dapat bertransformasi menjadi sebuah gerakan kemanusiaan yang nyata dan multidimensi.

Teranyar, dr. Ferdinand kembali menunjukkan komitmennya melalui aksi filantropi di kawasan Jakarta Selatan. Pada Rabu (15/4/2026), ia menyelenggarakan bakti sosial pemeriksaan mata gratis serta edukasi mengenai risiko katarak dan glaukoma di Kebayoran Lama.

Kegiatan tersebut menyasar para anggota Paguyuban Pensiunan Puskesmas Se-Kecamatan Kebayoran Lama.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pensiunan, tentang pentingnya menjaga kesehatan mata melalui deteksi dini. Pemeriksaan rutin adalah kunci agar kualitas hidup tetap terjaga dengan baik,” ujar dr. Ferdinand dalam sela-sela kegiatan tersebut.

Nama dr. Ferdinand dikenal luas di kalangan medis sebagai dokter yang “ringan tangan”. Ia kerap terlibat dalam berbagai operasi katarak gratis, bahkan menjangkau daerah-daerah pelosok Indonesia yang memiliki keterbatasan akses medis dan finansial.

Selain kemahiran bedah, dr. Ferdinand memiliki latar belakang pendidikan yang unik dan komprehensif. Selain gelar Spesialis Mata (Sp.M), ia juga menyandang gelar Magister Manajemen (M.M) dan Magister Hukum (M.H). Kombinasi disiplin ilmu ini memungkinkannya mengelola sistem pelayanan kesehatan secara efisien sekaligus memberikan perlindungan hukum serta menjamin hak-hak pasien secara maksimal.

Bagi alumnus kedokteran ini, menjadi dokter bukan sekadar profesi mencari nafkah, melainkan sebuah panggilan (calling).

“Kesuksesan terbesar seorang dokter adalah saat melihat binar kebahagiaan di mata pasien yang kembali bisa melihat indahnya dunia,” tuturnya menekankan aspek empati.

Di luar ruang operasi, dr. Ferdinand memiliki profil yang berwarna di dunia kreatif. Pada tahun 2014, ia sempat menjadi sorotan nasional dengan nama panggung “Frans Presley” dalam ajang pencarian bakat di televisi swasta. Atas dedikasi sosialnya, Kementerian Sosial juga sempat menobatkannya sebagai “Duta Peduli Anak Bangsa Indonesia” pada tahun 2017.

Kecintaannya pada dunia musik dan public speaking ia manfaatkan sebagai instrumen edukasi. Dengan gaya komunikasi yang cair dan menghibur, dr. Ferdinand mampu mengemas informasi kesehatan mata yang bersifat teknis menjadi konten edutainment yang mudah dicerna oleh masyarakat awam.

Melalui kiprahnya, dr. Ferdinand Fransiscus Tumewu, Sp.M, membuktikan bahwa integritas seorang spesialis tidak harus dibatasi oleh sekat-sekat formalitas. Antara pisau bedah dan olah vokal, ia terus mengabdikan diri untuk memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk melihat dunia dengan lebih jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.