Dukung Implementasi PPKPT Kemendiktisaintek, STKIP Persada Evav Tual Bekali Mahasiswa Baru Edukasi Pencegahan Kekerasan di Kampus

oleh -10 Dilihat
oleh

TUAL – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Evav Tual melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026 dengan menghadirkan materi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) sebagai bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam menciptakan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Selasa, (13/08/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula STKIP Persada Evav Tual tersebut diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa baru. Selama pelaksanaan PKKMB, mahasiswa memperoleh berbagai materi pengenalan kehidupan akademik, etika kampus, pengembangan karakter, serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban mahasiswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Salah satu materi utama disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) STKIP Persada Evav Tual, Mustova Namsa, M.Pd. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk kekerasan yang berpotensi terjadi di lingkungan perguruan tinggi, mulai dari kekerasan fisik, psikis, perundungan (bullying), kekerasan seksual, diskriminasi, hingga penyalahgunaan relasi kuasa.

Menurut Namsa, pemberian materi PPKPT kepada mahasiswa baru merupakan langkah preventif agar sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi mereka memahami pentingnya membangun budaya saling menghormati, menjaga martabat sesama, serta berani melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan etika akademik.

“Satgas PPKPT dibentuk bukan semata-mata untuk menangani kasus ketika terjadi kekerasan, tetapi lebih penting lagi sebagai upaya pencegahan. Kami ingin seluruh mahasiswa memahami bahwa kampus merupakan ruang akademik yang harus menjunjung tinggi rasa aman, penghormatan terhadap hak setiap individu, serta bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Namsa.

Ia menilai kebijakan pemerintah melalui pembentukan Satgas PPKPT di setiap perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi yang berorientasi pada perlindungan seluruh sivitas akademika.

“Kebijakan ini memberikan arah yang jelas bagi perguruan tinggi dalam membangun sistem pencegahan dan penanganan kekerasan secara profesional. Kehadiran Satgas menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya kampus yang sehat, aman, dan berintegritas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Namsa menjelaskan bahwa hingga saat ini STKIP Persada Evav Tual belum menerima laporan mengenai tindak kekerasan yang melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun pihak luar yang mengganggu proses pendidikan. Meski demikian, pihak kampus tetap berkomitmen memperkuat langkah-langkah edukatif, preventif, dan pendampingan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat terjadi di lingkungan perguruan tinggi.

“Kami berharap STKIP Persada Evav Tual akan selalu menjadi kampus yang bebas dari kekerasan. Namun komitmen tersebut harus dibangun melalui kesadaran bersama, bukan hanya oleh Satgas, melainkan oleh seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu kami akan terus melakukan edukasi, pengawasan, serta pendampingan agar proses belajar mengajar berlangsung dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” tegasnya.

Pada hari kedua pelaksanaan PKKMB, para mahasiswa baru tampak aktif mengikuti diskusi, sesi tanya jawab, serta berbagai materi pengenalan kehidupan kampus. Antusiasme peserta menunjukkan kesiapan mereka untuk beradaptasi dengan budaya akademik yang menuntut kedewasaan berpikir, tanggung jawab, integritas, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui pelaksanaan PKKMB yang mengintegrasikan materi PPKPT, STKIP Persada Evav Tual menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan Kemendiktisaintek untuk mewujudkan perguruan tinggi yang aman, inklusif, bebas dari kekerasan, serta mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kepedulian sosial sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Jurnalis Rasional.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.