Pengasuh Ponpes Alkhudri: Prestasi Ini Buah Kesabaran, Disiplin, dan Keikhlasan Santri dalam Menjaga Al-Qur’an.

oleh -42 Dilihat
oleh

Keberhasilan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Alkhudri (Ngadi) menjadi penyumbang terbesar poin bagi Kafilah Kota Tual pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku turut mendapat apresiasi dari Pengasuh Ponpes Tahfidzul Qur’an Alkhudri, Fahrur Ridho Rahawarin.

Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian para santri yang dinilai merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang, penuh kesabaran, serta dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun.

“Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT. Prestasi yang diraih hari ini bukanlah sesuatu yang diperoleh secara instan, melainkan buah dari proses yang panjang, latihan yang berkesinambungan, kedisiplinan, kesabaran, doa, dan keikhlasan seluruh santri, para pembina, ustaz, dan ustazah dalam membina serta menjaga kemurnian Al-Qur’an,” ujar Fahrur Ridho Rahawarin. Saat dihubungi via WhatsApp (29/06/2026).

Menurutnya, setiap santri menjalani pembinaan dengan jadwal yang terstruktur, mulai dari memperkuat hafalan, memperbaiki makharijul huruf dan tajwid, melatih kualitas tilawah, qiraat, hingga memperdalam pemahaman tafsir sesuai cabang yang diikuti. Seluruh proses tersebut dilakukan secara intensif jauh sebelum pelaksanaan MTQ, sehingga para peserta benar-benar siap saat tampil di arena perlombaan.

Fahrur menegaskan bahwa Ponpes Tahfidzul Qur’an Alkhudri tidak pernah menjadikan gelar juara sebagai tujuan utama. Yang lebih penting adalah membentuk generasi Qur’ani yang memiliki akhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Target kami bukan semata-mata menjadi juara. Yang paling utama adalah melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, serta daerah. Ketika prestasi itu datang, kami meyakini itu adalah buah dari istiqamah dalam belajar dan bonus dari kesungguhan menjaga Kalamullah,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tual, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pelatih, para orang tua santri, serta seluruh masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap proses pembinaan di Ponpes Tahfidzul Qur’an Alkhudri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tual, LPTQ, para pelatih, orang tua santri, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada pondok ini. Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama dan doa dari banyak pihak. Tanpa kebersamaan, tentu pencapaian ini tidak akan terwujud,” katanya.

Lebih lanjut, Fahrur berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kualitas hafalan, bacaan, dan pemahaman Al-Qur’an, serta tidak cepat berpuas diri.

“Prestasi ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari amanah yang lebih besar. Kami berharap anak-anak tetap rendah hati, terus belajar, memperbaiki bacaan, menjaga hafalan, dan meningkatkan kualitas diri. Insya Allah, dengan istiqamah, Ponpes Tahfidzul Qur’an Alkhudri akan terus melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama Kota Tual, Provinsi Maluku, bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Fahrur Ridho Rahawarin mengajak seluruh santri untuk menjadikan keberhasilan tersebut sebagai penyemangat dalam menjaga hubungan dengan Al-Qur’an sepanjang hayat.

“Mari kita jadikan prestasi ini sebagai pengingat bahwa kemuliaan sejati bukan hanya ketika meraih juara, tetapi ketika kita mampu terus menjaga Al-Qur’an dalam hati, lisan, dan perbuatan. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita dalam mengabdi kepada agama melalui Al-Qur’an.”

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Jurnalis Rasional.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.