Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Maluku periode 2025–2029 resmi telah dilantik dan berlangsung di Aula Hamadi B. Husain, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku. Pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal GP Ansor, Rifqi Al Mubarok, dan menetapkan Ridwan Nurdin sebagai Ketua PW GP Ansor Maluku pada kamis (20/11/2025).
Dihadiri Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharuddin, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, Ketua Tanfidziyah PWNU Maluku sekaligus Kakanwil Kemenag Maluku Dr. H. Yamin, serta pimpinan DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Plt. Sekretaris Kota Ambon, jajaran ulama, pimpinan Banom NU, OKP, dan undangan lainnya.
Gubernur Hendrik Lewerissa dalam sambutannya mengapresiasi pelantikan pengurus Ansor yang kali ini mengusung tema “Digdaya Ansor Maluku Masa Depan.” Dengan menekankan pentingnya Kaderisasi sebagai Syarat mutlak untuk melahirkan para generasi mendatang dan menjaga marwah serta keberlanjutan Organisasi kedepan.
“Dengan kaderisasi akan lahir tokoh-tokoh muda yang siap memikul tanggung jawab organisasi di masa mendatang.” Ucap Gubernur Maluku
Ia meminta agar segera melakukan Konsolidasi Internal dengan pengurus yang baru dilantik, kiranya langkah-langkah Strategis Organisasi mampu berjalan Optimal. Dan meminta adanya Sinergitas GP Ansor dengan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Maluku guna mendukung percepatan pembangunan menuju Transformasi yang Adil dan Sejahtera, demi menjemput Indonesia Emas 2045.
Dr. H. Yamin selaku Ketua Tanfidziyah PWNU Maluku ia mengamanatkan bahwa GP Ansor harus memperkuat Ideologis, bisa melahirkan pemuda yang matang secara Intelektual dan Spiritual, serta memperluas ruang Kontribusi Sosial di berbagai Sektor, seperti pendidikan, Ekonomi, Budaya, Agama, hingga penanggulangan bencana alam, dapat memberdayakan digitalisasi yang benar bagi generasi muda.
Baginya, hal-hal yang bersifat kolaboratif mampu terus ditingkatkan dengan Pemerintah, baik Provinsi Maluku maupun Kabupaten/Kota, dan keterlibatan para tokoh Agama dan Adat dan seluruh elemen yang ada.
“Rawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, karena itu jati diri dan sumber kekuatan moral kita. Jaga marwah organisasi dan hindari konflik internal. Utamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.” Tegas Yamin.
Ia mengingatkan bahwa amanah sebagai pengurus Ansor adalah bentuk pengabdian untuk masa mendatang, para pemuda NU, PWNU Maluku, akan terus membimbing, membina dan bersinergi dengan Ansor yang berkelanjutan.
Ridwan Nurdin, yang baru dilantik sebagai Ketua PW GP Ansor Maluku ia menegaskan Komitmen Organisasi untuk menjadi Pelopor perubahan, penjaga nilai-nilai kebangsaan, menjadi mitra Strategis Pemerintah dalam membangun daerah. Serta mengajak seluruh Kader yang ada, menyadari posisi-posisi Strategis mereka, mampu menjalankan peran sebagaimana mestinya untuk terus memperjuangkan kehadiran Eksistensi Ulama dan Pahlawan Bangsa Indonesia.
“Ansor harus hadir sebagai kekuatan muda yang solid dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” Terang Nurdin.










