Tak Hanya PAD, Komisi III DPRD Provinsi Maluku Tekankan PT MEA Utamakan Putra-Putri Daerah Dalam Perekrutan Tenaga Kerja.

oleh -503 Dilihat
oleh

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku melalui Komisi III menegaskan bahwa PT. Maluku Energi Abadi (MEA) perlu adanya profesionalisme dalam pengelolaan. Sebab, perusahaan tersebut harus memberikan kontribusi nyata untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pernyataan itu disampaikan langsung melalui Anggota DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, yang mengatakan persoalan Energi harus dijadikan pelajaran berharga dari pengalaman yang telah banyak di lalui. (12/11/2025).

Menurut Richard, posisi strategis perusahaan harus diisi oleh orang-orang yang Ideal dan mampu menciptakan korelasi yang baik, antara Legislatif dan Eksekutif, agar pertumbuhan berjalan efektif demi percepatan pelaksanaan pembangunan di Maluku .

“Kita harus belajar dari pengalaman, dulu yang duduk di Maluku Energi adalah orang-orang profesional tetapi malah tidak ada kontribusi. Ke depan dibutuhkan figur yang punya kapasitas dan komitmen, bukan hanya politik. Tujuannya agar PT Maluku Energi bisa menjadi sumber keuntungan bagi PAD Provinsi Maluku.” Tegas Richard.

Ketegasan tersebut juga mengarah pada lemahnya kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hematnya, selama ini Bank Maluku yang mampu memberikan kontribusi nyata, sementara MEA dan beberapa lainnya dinilai belum begitu Signifikan.

Lanjutnya, kiranya PT Maluku Energi di Ambon berperan aktif ketika Blok Masela mulai beroperasi nanti. Hingga menyoroti agar rekrutmen tenaga kerja dapat mengutamakan putra-putri daerah Maluku yang berkompeten pada bidangnya.

“Blok Masela adalah salah satu solusi untuk keluar dari jurang kemiskinan. Maluku masih berada di urutan keempat termiskin di Indonesia. Karena itu, saya minta agar PT MEA memperjuangkan anak daerah agar dapat bekerja di sektor migas, khususnya di Blok Masela,” Lanjut Rahakbauw

Harapan Politisi Golkar itu, selain Blok Masela, adapun Blok Bula yang kiranya PT MEA dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Maluku dalam pengelolaannya. Komisi III DPRD Provinsi Maluku rencananya akan memanggil Komisaris dan Direktur Utama PT Maluku Energi Abadi itu, untuk memaparkan Program Strategis lima tahun ke depan, termasuk pengembangan bisnis dan hasil kontribusi terhadap daerah, apa saja yang telah di lalui.

“Kita ingin lihat keseriusan mereka. MEA harus punya roadmap yang jelas, target yang realistis, dan langkah konkret agar Maluku Energi tidak hanya menjadi nama tanpa hasil.” Tutup Anggota DPRD Provinsi Maluku tersebut. 

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Jurnalis Rasional.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.