Rakyat Maluku Tagih Janji Gelar Kepahlawanan untuk A. M. Sangadji, Negara tak boleh menutup Mata.

oleh -1087 Dilihat
oleh

Masyarakat Maluku menyesalkan atas tidak di tetapkannya Abdoel Moethalib Sangadji atau A.M. Sangadji sebagai tokoh pergerakan nasional. Berbagai persyaratan telah di penuhi, dokumen, kajian akademik, hingga rekomendasi resmi telah disampaikan kepada pemerintah daerah hingga Kementerian Sosial, namun juga belum masuk dalam daftar pahlawan yang disahkan melalui Presiden Republik Indonesia yaitu bapak Prabowo Subianto. Selasa (11/11/2025).

Saadiah Uluputty, selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Maluku, menyampaikan kekecewaannya atas respons pemerintah pusat, usulan yang telah di anggap telah bertahun-tahun.

“Sudah terlalu lama Maluku menunggu. A.M. Sangadji bukan hanya pejuang Maluku, tapi pejuang bangsa. Beliau berjuang bersama tokoh-tokoh nasional, namun hingga kini seolah dilupakan. Ini bukan sekadar soal gelar, ini soal penghargaan terhadap sejarah dan keadilan.” Tegasnya Saadiah.

Ia menambahkan seluruh proses administrasi telah dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi Maluku, Rekomendasi, Kajian bersama Tim Peneliti dan berbagai Seminar, di gelar, serta dukungan DPRD Maluku, namun naas, tak sesuai harapan.

“Semua berkas dan kajian akademik sudah diserahkan. Apa lagi yang ditunggu? Jangan sampai perjuangan tokoh dari Timur selalu dinomorduakan.” Jelasnya

Secara Historinya, A.M Sangadji memiliki rekam jejak perjuangan tetapi namanya belum tercatat sebagai Pahlawan Nasional.

“Ini ironis. Kita sering berbicara tentang persatuan, tapi ketika tokoh dari Timur berjasa besar, pengakuan itu begitu sulit datang. Apakah nilai perjuangan harus diukur dari letak geografis?.” Sesal Saadiah Uluputy

Saadiah menjelaskan penetapan A.M. Sangadji di tetapkan sebagai Pahlawan Nasional seharusnya bukan sekadar urusan administratif, tetapi simbol penghargaan atas sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang dapat di ukur dari dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Mianggis sampai Rote, panjang dan lebar suatu negara ini.

“Kita bukan bangsa besar kalau kita lupa pada mereka yang telah berjuang. A.M. Sangadji sudah menorehkan jejak dalam darah perjuangan bangsa. Sudah saatnya negara menorehkan namanya di hati rakyat melalui gelar Pahlawan Nasional.” Geram Anggota DPR RI tersebut

Perjuangan mendorong penetapan gelar ini dianggap sebagai upaya menegakkan keadilan sejarah. Meski belum diakui negara, A.M. Sangadji telah lama hidup sebagai simbol perjuangan dan pengorbanan dalam ingatan rakyat di Indonesia, terkhusunya orang-orang Maluku.

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Jurnalis Rasional.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.