MEDIA RASIONAL, JAKARTA (15 Februari 2026) – Indonesia kembali mengukuhkan posisinya di panggung olahraga internasional. Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia terpilih sebagai tuan rumah ajang bergengsi IBA Asian U23 and Youth Men & Women Open Boxing Championships yang akan dimulai pada 5 April 2026 mendatang di Jakarta.Penunjukan ini merupakan pencapaian strategis bagi kepengurusan baru PP PERTINA di bawah kepemimpinan Ketua Umum Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M.
Dalam keterangannya, Hillary menegaskan bahwa mandat internasional ini adalah bukti kepercayaan dunia terhadap manajemen tinju Indonesia yang kini lebih modern dan berorientasi pada kemajuan.
“Kami memiliki manajemen dan kepemimpinan baru yang berorientasi pada kemajuan tinju. kami jelas, yaitu mencapai prestasi baru selangkah demi selangkah dan mendukung generasi muda yang merupakan akar rumput dari olahraga ini,” ujar Hillary dalam Handbook delegasi tim.
Pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan membawa misi nostalgia sekaligus motivasi besar. Indonesia tercatat terakhir kali menjadi tuan rumah Kejuaraan Tinju Asia pada tahun 1977. Kala itu, dua legenda tinju tanah air, Syamsul Anwar Harahap dan Benny Maniani, berhasil mengukir tinta emas dengan menyumbangkan medali emas pertama bagi Indonesia.
Hillary berharap penyelenggaraan tahun 2026 ini dapat menjadi katalisator lahirnya talenta-talenta baru yang mampu melampaui capaian para legenda tersebut.
“U23 dan Youth adalah masa depan kita. Mereka memimpikan emas internasional, dan tugas kami adalah memfasilitasi mimpi tersebut menjadi kenyataan di tanah air sendiri,” tambahnya.
Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia menyatakan kesiapan penuh dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia.
Seluruh jajaran staf, komite penyelenggara, hingga sukarelawan telah dikerahkan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran acara bagi seluruh delegasi negara peserta se-Asia.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Hillary juga mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan IBA kepada Indonesia di masa kepemimpinannya. Ia berharap ajang ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam mempererat diplomasi antar-federasi tinju di Asia melalui sportivitas.
Kejuaraan ini diprediksi akan menjadi magnet bagi ratusan petinju muda berbakat dari berbagai negara Asia, sekaligus menjadi tolok ukur kekuatan tinju Indonesia di level kontinental sebelum melangkah ke kancah dunia.








