Terhadap suatu pemberitaan yang dianggap tak bertanggung jawab yang menyudutkan pihak Pasar Maren Kota Tual, terkait adanya kebocoran dan keluhan pedagang terhadap pengerjaan proyek, pihak kontraktor memberikan klarifikasi pada Sabtu (22/03/2025).
Padahal, situasi di lapangan sedikit berbeda. Sumber air berasal dari angin kencang yang menyebabkan hujan dari arah pelabuhan masuk dan mengenai para pedagang di area penjualan Blok A, bukan dari atap yang bocor. Menyikapi kondisi tersebut, pihak kontraktor berinisiatif menyesuaikan keadaan dengan menambahkan kanopi bagi para pedagang.
Silo, salah seorang pekerja pasar di lokasi, menyampaikan bahwa mereka diperintahkan langsung untuk menambahkan tutupan pada bagian yang terkena hujan karena angin kencang. “Katong langsung diperintahkan pihak kontraktor untuk tambah atap samping dengan berlapis-lapis,” jelasnya saat ditemui pada Sabtu (22/03/2025).
Pihak kontraktor sendiri telah berinisiatif sejak tiga hari lalu untuk memperbaiki area terdampak di luar anggaran resmi pasar tersebut.
“Jadi ini yang ditambah di luar anggaran, kontraktor sampaikan kalau ini bulan Ramadan jadi amal pake uang sendiri karena hujan angin kena dong penjual di sini. Angin terlalu kencang makanya hujan tampias masuk,” jelasnya lebih lanjut.
Hingga hari ini, Sabtu (22/03/2025), semua telah diperbaiki. Para pedagang pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kontraktor.
“Ucapan terima kasih kepada pak dong yang sudah tambah semua ini, katong bisa jualan dengan normal kembali,” ujar Ibu Rizki, salah seorang pedagang di Pasar Maren Kota Tual.[mn]








